Bakti Sosial Distribusi Air Bersih di Kabupaten Pati oleh Komunitas Soko Pati Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.9999/jocosae.v6i1.263Keywords:
Distribusi Air Bersih, Kekeringan, Komunitas Soko Pati, Pati, Bakti Sosial.Abstract
Kekeringan meteorologis yang melanda Kabupaten Pati pada tahun 2026 berdampak serius terhadap krisis air bersih, terutama di kawasan rawan kekeringan seperti Kecamatan Jakenan, Pucakwangi, dan Winong. Krisis ini memengaruhi sektor domestik, kesehatan, dan sanitasi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan mengevaluasi efektivitas program bakti sosial distribusi air bersih yang diinisiasi oleh Komunitas Soko Pati. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan pemetaan wilayah kritis, penggalangan dana publik, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, serta distribusi langsung ke titik-titik penampungan warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Komunitas Soko Pati berhasil menyalurkan total 150.000 liter air bersih yang menjangkau lebih dari 800 kepala keluarga. Evaluasi program menunjukkan peningkatan aksesibilitas air bersih jangka pendek yang signifikan, meskipun intervensi ini bersifat temporer. Kolaborasi antara komunitas lokal dan lembaga pemerintah terbukti mempercepat respons penanggulangan bencana kekeringan di tingkat tapak.
Downloads
References
• Badruzzaman, A. (2023). Manajemen Bencana Berbasis Masyarakat: Strategi dan Implementasi di Daerah Rawan Kekeringan. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 12(2), 145-158.
• BPBD Kabupaten Pati. (2025). Laporan Pemetaan Wilayah Terdampak Kekeringan Kronis Kabupaten Pati. Pati: Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
• Nugroho, S. P. (2021). Analisis Meteorologis Kekeringan di Jawa Tengah dan Dampaknya terhadap Sektor Domestik. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 22(1), 34-45.
• Supriyadi, T., & Lestari, P. (2024). Peran Komunitas Kepemudaan Lokal dalam Resiliensi Bencana di Tingkat Perdesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(3), 210-223.



